MIN 4 Sukoharjo gelar Workshop Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta dan Deep Learning KMA 1503 Tahun 2025

Baki, 6 Desember 2025 – MIN 4 Sukoharjo menyelenggarakan workshop bertajuk “Implementasi Pembelajaran Deep Learning (Mendalam) dan Kurikulum Berbasis Cinta” di Hotel Omayya pada Sabtu, 6 Desember 2025.

Workshop yg diikuti semua guru, tenaga pendidik MIN 4 Sukoharjo dan seluruh Kamad MI Swasta beserta perwakilan1guru se-Kec. Baki ini bertujuan untuk mensosialisasikan dan mempersiapkan implementasi Kurikulum Madrasah terbaru yang tertuang dalam Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 1503 Tahun 2025.

Acara diawali dengan tilawah oleh Ibu Semi, S.Pd.I. (membacakan QS. At Tin) dengan penuh khidmat.

Kepala MI, H. Warsito, S.Ag., MM, menyampaikan pentingnya peran guru MI untuk mempersiapkan generasi Qurrotu A’yun & “Generasi Emas 2045”. Tahun 2045 adalah momentum strategis karena bertepatan dengan 100 Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia.

Generasi ini diharapkan menjadi kunci untuk mewujudkan cita-cita nasional, terutama untuk mencapai visi Indonesia Emas 2045, yaitu menjadi negara maju, berdaulat, adil, dan makmur.

Acara di buka oleh kakankemenag Kab. Sukoharjo yang diwakili oleh Kasi Dikmad Kemenag, H. Imam Waladi, S.Ag., MM. Beliau juga mengingatkan bahwa 20 tahun yang akan datang Indonesia akan menjadi negara besar. Beliau menekankan pentingnya bagi para pendidik untuk “Mari berperan, jangan baperan. Semua aktivitas harus berdampak”.

Fondasi Cinta dan Pembelajaran Mendalam dengan Narasumber utama, Dr. Ratna Prilianti, S.Si., M.Pd., memaparkan bahwa KMA 1503 Tahun 2025 menekankan dua pendekatan utama, yaitu Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) dan Kurikulum Berbasis Cinta (Kurikulum Berbasis Cinta – KBC). Pendekatan ini dirancang untuk menciptakan proses belajar yang lebih bermakna, humanis, dan selaras dengan nilai-nilai karakter Islami.

Dalam materinya, Dr. Ratna Prilianti merangkum bahwa jiwa madrasah didasari oleh Panca Cinta, yang meliputi:

  1. Cinta Allah dan Rasul-Nya.
  2. Cinta Ilmu.
  3. Cinta Alam dan Lingkungan.
  4. Cinta Diri dan Sesama.
  5. Cinta Tanah Air.

Selain itu, workshop ini juga menyosialisasikan bahwa P5RA (Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Profil Pelajar Rahmatan Lil Alamin) akan menjadi bagian Kokurikuler dalam implementasi kurikulum baru ini.

Workshop ini menjadi langkah konkret MIN 4 Sukoharjo dalam memastikan para guru MI di wilayah Kec. Baki siap mengimplementasikan kebijakan kurikulum baru yang bertujuan mencetak generasi berakhlak mulia, berilmu, dan siap bersaing di tingkat global. FR/ZA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *